RENSTRA UMMY


Rabu, 18 Oktober 2017 | 09:13:09 |Dibaca : 71 Pembaca
about img

             KATA PENGANTAR                            

 

Dalam suatu organisasi modern yang dinamis rangkaian aktivitas manajemen yang umum dijadikan acuan adalah fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, dan pengendalian. Dari prosedur standar manajemen tersebut aktivitas perencanaan merupakan aktivitas awal yang akan menjadi dasar acuan berbagai aktivitas selanjutnya.

Proses manajemen perguruan tunggi saat ini dimuai dengan aktivitas evaluasi diri. Penyusunan dokumen evaluasi diri ini selanjutnya dijadikan acuan untuk penyusunan dokumen rencana stratejik. Rencana stratejik yang disusun untuk jangka waktu 5 tahun merupakan rekapitulasi dari rencana operasional atau rencana kinerja tahunan. Rencana kinerja yang disusun setiap tahunnya merupakan bahan yang digunakan dalam Rencana Program, Kegiatan dan Anggaran Penyelenggaraan dan Pembangunan Pendidikan Tinggi (RPKAPPPT, sebelumnya SP4). Aktivitas-aktivitas rencana kinerja yang dilaksanakan dan direalisasikan pada tahun tertentu pada gilirannya akan dievaluasi dan dilaporkan dalam dokumen laporan akuntabilitas kinerja.

Pada prinsipnya penerapan rencana strategis merupakan suatu perubahan sistem perencanaan dari pola tradisional yang menitikberatkan perhatian pada satu masalah kepada pola perencanaan yang berorientasi pada hasil. Pola rencana stratejik ini dimulai dengan mengidentifikasi dan mendefinisikan apa yang akan dicapai oleh UMMY dalam bentuk pernyataan Visi, Misi, Tujuan dan sasaran UMMY. Kemudian mengidentifikasi strategi, menyusun skala prioritas program, dan mentukan kegiatan yang harus dilaksanakan untuk mencapai hasil tersebut. Seluruh perencanaan tersebut dirumuskan dengan tetap mengacu pada Tridharma Perguruan Tinggi serta  Kebijakan Departemen Pendidikan Nasional yang tercantum dalam Kerangka Pengembangan Pendidikan Tinggi Jangka Panjang (KPPT-JP).

Munculnya paradigma baru pada KPPTJP III 2011-2015 telah mendorong terjadinya perobahan-perobahan yang besar dan cepat pada sistem dan struktur pendidikan tinggi di Indonesia. Beberapa isu penting pada periode ini adalah diperkenalkannya sistem perencanaan baru yang dimulai dari penyusunan dokumen Evaluasi Diri, Rencana Strategik, Rencana Kinerja,  RPKAPPPT, Laporan Akuntabilitas Kinerja.

Evaluasi Diri disusun dengan memperhatikan kondisi internal dan kondisi eksternal yang diperkirakan akan mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan program dan kegiatan di perguruan tinggi.  Analisis - analisis dalam evaluasi diri didasarkan kepada data dan fakta akurat yang selalu dikumpulkan dan diupdate setiap tahunnya.

Berdasarkan hasil-hasil evaluasi diri maka disusun Rencana Strategik dengan periode 5 tahun.. Renacana Strategik 2011-2015 merupakan salah satu tahap dari 4 (empat) tahap perencanaan lima tahunan mencapai Visi UMMY 2015 yaitu ”Menjadi Sebuah Lembaga Pendidikan Tinggi yang, Berkualitas dengan Lulusan yang Mandiri, Berbudi Luhur, Beriman dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Mampu Bersaing Secara Profesional di Tingkat Nasional.

Untuk mengoperasionalkan Rencana Strategik tersebut disusunlah Rencana Kinerja. Rencana Kinerja memuat program dan kegiatan yang diusulkan pada tahun tertentu. Rencana Kinerja akan dijadikan referensi untuk usulan dokumen Rencana Program, Kegiatan, Anggaran Penyelenggaranan dan Pembanguna Perguruan Tinggi atau Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dan proposal-proposal kegiatan lainnya.

Apabila usulan RKA tersebut disetujui dan diterbitkan Daftar Isian pelaksanaan Anggaran (DIPA) maka rencana dapat direalisasikan. Pelaksanaan program dan kegiatan tersebut perlu dimonitor dan dievaluasi pelaksanaannya agar tidak menyimpang dari tujuan awalnya. Untuk itu dibentuk Tim Monitoring dan Evaluasi (MONEV). Pada akhir tahun anggaran, pelaksanaan program dan kegiatan harus dilaporkan dalam bentuk Laporan Akuntabilitas Kinerja.

Universitas Mahaputra Muhammad Yamin akan mampu merealisasikan apa yang ingin dicapai dengan hasil yang baik apabila tetap mengacu pada rencana strategik yang disusun dengan mepertimbangkan kondisi internal dan eksternalnya, dan mengatur aktivitas-aktivitas, proses, prioritas dan sumber daya untuk mendukung misi yang terkait dengan outcomes.

Rencana Strategis UMMY 2011-2015 disusun dengan memperhatikan :

1.        Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, hasil amandemen ke-4, pasal 31 tentang sistem pendidikan nasional;

2.        Ketetapan MPR No. VII/MPR/2001 tentang Visi Indonesia Masa Depan;

3.        Undang-Undang No.20/2003 tentang Sisdiknas

4.        Undang-Undang No.17/2003 tentang keuangan negara

5.        Undang-Undang No 25/2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;

6.        PP No.20/2004, mengenai Rencana Kerja Pemerintah;

7.        Rencana Strategis Pendidikan Nasional (Renstra Diknas) Tahun 2005-2009

 

Rencana Strategis UMMY diharapkan dapat dijadikan bahan acuan dalam :

1.        Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA)

2.        Penyusunan Rencana Kinerja (performance plan)

3.        Pelaksanaan tugas, pelaporan dan pengendalian UMMY

4.        Kegiatan monitoring dan evaluasi;

5.        Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja UMMY

 

 

Solok,    November 2011

 Rektor,

 

Prof. Dr. H. Elfi Sahlan Ben, Apt

NIP. 19481028 198103 1 003

Iklan Layanan