Webinar ke #3 : WACANA UMMY MENUJU PTN

Webinar #3 ini dilaksanakan pada Sabtu 14 November 2020 pukul 08.00 – 14.00. Webinar ini  membicarakan kelanjutan wacana pengubahan status kampus UMMY dari PTS menuju PTN. Ketua Perantau Kabupaten Solok -Dr. Lukman Roka, M. Si – juga sebagai alumni UMMY selaku moderator dan penggagas Webinar ini. Seminar Peranan Perantau, Pemda, DPRD, dan Lembaga Pergurua Tinggi Alih Fungsi Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Narasumber dalam webinar ini adalah Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi. Msc (Gubernur Sumbar), Prof. Dr. Ir. Fachri Ahmad, M.Sc (Ketua Pembina Yayasan Mahaputra Prof. Muhammad Yamin, SH), Prof. Dr. H. Herri, SE. MBA (Kepala LLDIKTI Wilayah X), Drs. H. Yuswir Arifin, MM (Bupati Sijunjung),  Prof. Dr. Ir. H. Irsal Las dan Prof. Muhammad Zilal Hamzah, Ph.D (Perantau).

Pemaparan pertama disampaikan oleh Bupati Sijunjung, bahwa beliau mendukung penuh pengalihan status Kampus UMMY Solok dari PTS menjadi PTN. Dalam paparan beliau menyampaikan untuk pengembangan kampus UMMY bisa dibangun kelas jauh di Sijunjung atau mandiri satu Fakultas. Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Kabupaten Solok (Gusmal), beliau menjelaskan bahwa perlu meningkatkan kualitas di UMMY dengan menambakan jumlah fakultas yang ada di UMMY. Beliau juga menyentil penting pelibatan PEMDA di Yayasan Mahaputra Prof. Muhammad Yamin, SH sebagai pengurus, pembina, dan pengawas. Sehingga, kontribusi berupa ide ataupun hibah pemda dapat diberikan ke UMMY termasuk penggunaan Kampus 2 UMMY Di Koto Baru. Dukungan Pemda berikutnya adalah Walikota Solok. Walikota Solok juga memberikan dukungan penuh untuk UMMY menuju PTN dengan membantu penyelesaian proses pembebasan tanah yang sudah dibayar oleh Yayasan Mahaputra Prof. Muhammad Yamin, SH.

Drs. Hasan Basri (Mantan Walikota Solok Pertama dan juga Anggota Pembina Yayasan UMMY) menyampaikan bahwa UMMY ini milik publik yaitu Pembantu Gubernur Wilayah III yang berkedudukan di Solok. Daerah ini meliputi 7 Kabupaten Kota yaitu Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, Tanah Datar, dan Dharmasraya. Mari kita berikan dukungan penuh untuk mewujudkan untuk wacana mengenai UMMY menjadi PTN. Tanggapan dari Rektor UMMY Prof. Dr. Ir. Syahro Ali Akbar, MP mengucapakan terima kasih kepada perantau  yang sudah memfasilitasi untuk Webinar #3 ini. Selaku pimpinan UMMY, kami akan mempersiapkan segala kebutuhan untuk mendukung UMMY menuju PTN. Tahun 2019 sudah ada 11 doktor dan akan segera lulus ada 13 Doktor, dan calon Doktor yang akan tamat ini sudah memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala dan Lektor. Serta ada 2 orang calon guru besar yang sedang mengurus jabatan fungsional tersebut. Rektor menyampaikan segera meminta pembentukan tim kecil untuk pelaksanaan UMMY menuju PTN. Sebagai tambahan, jumlah mahasiswa baru yang masuk pada tahun akademik 2020/2021 adalah 520 orang. Dibanding tahun-tahun sebelumnya hanya bekisar 250-350 orang mahasiswa baru.

Rektor UMMY – Prof. Dr. Ir. Syahro Ali Akbar, MP

Hermusweri, MBA. Ph.D dan Prof. Muhammad Zilal Hamzah, Ph.D sebagai penggagas perantau. UMMY harus disiapkan keseluruhan syarat untuk UMMY menjadi PTN. Proses ini tidak  bisa dikatakan mudah dan juga tidak bisa dikatakan sulit, yang penting harus dilakukan UMMY adalah sepakat untuk menjadi UMMY menjadi PTN. Yang dibutuhkan UMMY adalah dukungan penuh dari alumni UMMY, pemda setempat (Pembantu Gubernur Wilayah III), Studi banding ke PTS yang pernah mengurus menjadi PTN, dan Kerja sama nasional dan internasional perlu ditingkatkan.

Ketua Badan Pengurus Yayasan Mahaputra Prof. Muhammad Yamin, SH – Suryadi Asmi, SE, MM

Ketua Badan Pengurus Yayasan  Mahaputra Prof. Muhammad Yamin, SH juga sangat antusias untuk penegerian UMMY. Sebagai ketua Yayasan, beliau sudah mengelola yayasan seefektif dan seefisien mungkin dan sudah menerbitkan beberapa peraturan untuk di UMMY tertib administrasi. (ZRR)

Total Page Visits: 59 - Today Page Visits: 4